Cara Membaca Jangka Sorong yang Benar

Dalam ilmu Fisika dikenal berbagai alat ukur. Salah satunya adalah jangka sorong dan mikro meter sekrup. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda, dimana jangka sorong digunakan untuk mengukur bagian dalam dari sebuah benda. Sedangkan mikrometer sekrup biasanya digunakan untuk mengukur benda-benda kecil yang tidak dapat diukur dengan alat ukur lain. Nah, yang banyak digunakan adalah jangka sorong dengan ketelitian 0.05 mm. Karena itu Anda juga harus tahu cara membaca jangka sorong ketelitian 0.05 mm dengan tepat.

Membaca Jangka Sorong yang Benar dengan Berbagai Skala

Baik jangka sorong maupun mikrometer sekrup memiliki cara pembacaan yang berbeda. Karena itu Anda harus bisa membedakan cara menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup. Untuk jangka sorong sendiri, ketelitian yang digunakan pada umumnya adalah 0.05 mm hingga 0.01 mm. Ketika melakukan pengukuran, cara membaca jangka sorong ketelitian 0.05 mm juga tidak berbeda dengan ukuran ketelitian lain.

Pada jangka sorong, ada dua skala yang digunakan dalam pengukuran, yaitu skala utama dan skala nonius. Anda harus memperhatikan kedua skala ini sebagai syarat dalam cara membaca jangka sorong ketelitian 0.05 mm.

Cara Membaca Jangka Sorong yang Benar

Hanya saja ada sedikit perbedaan dalam cara membaca masing-masing ukuran tersebut. hal tersebut karena skala jangka sorong juga bervariasi mulai dari 0.05 hingga 0.01 mm. Misalnya jika Anda menggunakan skala 0.01 mm, maka cara membaca jangka sorong ketelitian 0.01 mm menunjukkan bahwa satu garis sebelum angka 1 pada skala utama bernilai 0.01 mm.

Cara Membaca Jangka Sorong yang Benar

Selain skala 0.05 mm, ada juga jangka sorong skala 0.02 mm. Cara membaca jangka sorong ketelitian 0.02 mm ini juga tak jauh berbeda dengan skala lainnya. Bedanya, tingkat ketelitian pada skala ini bisa mencapai 0.01 mm. Karena skala yang digunakan berbeda, maka cara membacanya juga berbeda dengan cara membaca jangka sorong ketelitian 0.05 mm.

Baca Juga  Rumus Cara Menghitung Debit Air, Waktu Aliran, dan Volume Aliran

Untuk bisa membaca jangka sorong ini, Anda harus sering-sering berlatih. Beberapa contoh soal jangka sorong misalnya, ketika skala utama menunjukkan angka 16 mm, kemudian skala nonius menunjuk di skala ke 7, maka cara membaca jangka sorong ketelitian 0.02 mm ini adalah 16 mm + (7×0.02 mm)= 16.14 mm.

Anda bisa berlatih mengerjakancontoh soal jangka sorong dan mikrometer sekrup sebanyak mungkin untuk semakin membiasakan. Sayangnya, kebanyakan contoh soal yang diberikan biasanya menggunakan skala 0.05 sehingga tentu saja tidak bisa dikerjakan dengan cara membaca jangka sorong ketelitian 0.02 mm.

Dari contoh soal yang diberikan di atas, bisa disimpulkan ketika Anda menggunakan skala 0.02 mm, cara membaca jangka sorong ketelitian 0.02 mm hanya tinggal mengalikan angka yang ditunjuk pada skala dengan 0.02 mm kemudian ditambahkan dengan hasil pengukuran pada skala utama. Saat ini ada pengukuran lebih mudah yang bisa dilakukan yaitu dengan cara menggunakan jangka sorong digital. Hasilnya pun lebih akurat dibandingkan dengan jangka sorong biasa.