Cara Menghitung BEP (Break Event Point) yang Benar

Anda yang berkecimpung dalam dunia bisnis pasti sudah tidak asing dengan istilah Break Event Point (BEP). Nah, bagi Anda yang baru mengenal istilah ini, BEP adalah keadaan dimana perusahaan tidak mengalami keuntungan maupun kerugian, atau dengan kata lain berada dalam titik impas. Maka dari itu setiap pengusaha, meskipun usaha dalam skala kecil, harus paham bagaimana cara menghitung BEP usaha kecil.

Rumus Cara Menghitung BEP yang Benar Beserta Contoh Soal

Ketika menjalankan usaha, setiap pengusaha pasti ingin mendapatkan untung. Nah, untuk itu, setiap pengusaha juga harus bisa memperhitungkan jumlah barang yang harus dijual agar bisa menghasilkan laba. Inilah fungsi dari menghitung BEP ini. Selain itu, juga harus mengetahui cara menghitung BEP untuk multi produk grafik BEP. Cara menghitungnya pada dasarnya sama baik cara menghitung BEP usaha kecil maupun usaha besar. Hal tersebut karena rumus yang digunakan juga sama.

Untuk memudahkan penghitungannya, Anda harus mengetahui terlebih dahulu rumus BEP kewirausahaan itu. Nah, untuk memahaminya akan lebih baik dengan mengerjakan beberapa contoh soal break event point dan grafiknya. Dengan contoh soal ini akan membantu Anda memahami BEP dengan lebih mudah.

Cara Menghitung BEP (Break Event Point) yang Benar

Contoh soal menghitung BEP yang pertama misalnya sebagai berikut. Sebuah pabrik kaos memproduksi sejumlah 50 unit per bulan dengan harga Rp 40.000 per buah. Biaya variabel per kaosnya Rp 20.000 dan biaya rata-rata tahunannya Rp 2.000.000. Contoh ini bisa dikerjakan dengan menerapkan rumus BEP Kewirausahaan.

Cara Menghitung BEP (Break Event Point) yang Benar

Untuk mengerjakan soal ini Anda bisa menggunakan rumus BEP kewirausahaan unit dari produk = FC (Fix Cost) / (harga- Harga variabel). Dengan menggunakan rumus ini, Anda bisa mulai cara menghitung BEP usaha kecil. Dari penghitungan tersebut akan diperoleh hasil sebagai berikut. BEP = 2.000.000/ (40.000-20.000)= 100 buah kaos.

Baca Juga  Cara Menghitung Bunga Pinjaman yang Tepat

Untuk bisa memahami tentang konsep Break Event Point ini, Anda bisa mencari berbagai contoh soal BEP dan grafiknya. Soal-soalnya tidak hanya terbatas pada BEP unit produk namun juga BEP unit rupiah. Anda bisa memulai dengan contoh soal yang diterapkan pada usaha kecil atau kewirausahaan dulu. Dengan begitu Anda bisa menerapkan rumus BEP kewirausahaan di atas.

Tidak hanya mempelajari tentang bagaimana menghitung BEP untuk bisa memperhitungkan keuntungan yang ingin didapatkan, Anda sebagai pengusaha juga harus bisa cara membuat grafik BEP di excel. Hal ini karena penghitungan BEP (Break Event Point) akan berkaitan sangat erat dengan grafiknya.

Itulah tadi penjelasan singkat tentang BEP dan cara menghitung BEP usaha kecil. Dengan rumus yang disertai dengan contoh soalnya, diharapkan Anda bisa memahami tentang BEP dan cara menghitungnya. Menghitung BEP memiliki peran sangat penting dalam perencanaan penjualan dalam usaha Anda sehingga nantinya Anda bisa mendapatkan keuntungan yang diinginkan.

Source :

cara menghitung bep usaha kecil