Cara Menghitung BPHTB yang Benar Terbaru 2020

Dalam transaksi jual beli tanah dan bangunan, pihak pembeli akan dikenakan pajak berupa BPHTB yang jumlahnya sudah ditentukan sesuai peraturan yang berlaku. Untuk menghitung besarnya biaya yang dibebankan harus mengetahui tarif BPHTB terbaru. Masing-masing daerah menetapkan Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NPOTKP) yang berbeda. Cara menghitung BPHTB warisan kurang lebih sama dengan menghitung dulu NJOPnya.

Perhitungan BPHTB untuk Jual Beli dan Hibah

Perhitungan tarif BPHTB terbaru 2020 bergantung pada jenis transaksi jual beli atau pemberian. Sebenarnya untuk kasus cara menghitung BPHTB hibah tidak dikenakan PPh. Akan tetapi sebagian besar pemberi hibah lebih memilih membuat akta jual beli agar posisi keduanya aman. Namun bagi Anda yang masih awam dengan proses jual beli tanah dan bangunan, perhitungannya cukup mudah dilakukan dengan merunut data NPOTKP daerah.

Lantas apa saja yang mempengaruhi besarnya tarif BPHTB terbaru? salah satunya adalah besarnya transaksi atau yang lebih dikenal dengan Nilai Perolehan Objek Pajak. Cara menghitung BPHTB 2020 adalah dengan mengurangi NPOP dengan NPOTKP dan hasilnya dikalikan dengan tarif pajak sebesar 5%.

Cara Menghitung BPHTB yang Benar Terbaru 2020

Saat terjadi penjualan tanah dan bangunan, maka Anda harus menghitung dulu total harganya. ketahui luas tanah begitu juga bangunan. Sementara cara menghitung BPHTB hibah hasilnya jauh lebih ringan karena pemda menetapkan NPOTKP yang lebih tinggi. Meskipun perhitungan BPHTB waris 2020 tidak dikenai PPh, tetap saja dikenakan pajak tanah dan bangunan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Cara Menghitung BPHTB yang Benar Terbaru

  1. Perhitungan BPHTB untuk Jual Beli

Jika transaksi jual beli berlangsung, maka kedua belah pihak akan dikenakan pajak yang berbeda. Penjual harus membayar PPh, sedangkan pembeli dibebani BPHTB. Perhitungannya menyesuaikan tarif BPHTB terbaru. Untuk daerah Jakarta, NPOTKP yang ditetapkan adalah sebesar 80.000.000.

Contoh kasus penjualan tanah dengan kesepakatan harga 200 juta, maka perhitungan tarif BPHTB terbaru bisa segera dilakukan. Pajak pembeli = NPOP 200.000.000 – NPOTKP 80.000.000 = 120.000.000. Jadi besarnya pajak yang dibebankan yaitu 5% x 120.000.000 = 6.000.000. Sementara untuk penjual menggunakan perhitungan PPh 21.

  1. Perhitungan BPHTB untuk Jual Beli

Proses pemberian tanah atau rumah kepada anggota keluarga, transaksinya tetap menggunakan cara menghitung BPHTB hibah. Perbedaannya dengan cara menghitung pajak jual beli tanah 2020 ada pada nilai NPOTKP. Disini tidak ada pihak penjual serta bebas dari PPh. Misalnya pada kasus pemberian tanah serta bangunan senilai 500 juta maka perhitungannya 500.000.000 – NPOTKP 350.000.000 = 150.000.000. Pajak yang dibebankan menjadi 5% x 150.000.000 = 7.500.000.

Setelah melihat beberapa contoh perhitungan BPHTB yang disebutkan diatas, semoga bisa memberikan tambahan pengetahuan mengenai dunia perpajakan kepada Anda. Cara menghitung BPHTB hibah dapat diaplikasikan dengan mengetahui jenis transaksi, NPOP, serta NPOTKP. Sebagai warga negara yang baik, Anda harus menaati peraturan yang telah ditentukan dengan membayar pajak tepat waktu.