Cara Menghitung Pesangon Karyawan (PHK) yang Benar

Ketika karyawan melakukan pemutusan hubungan kerja, maka harus ada kompensasi yang dibayarkan kepada karyawan. Seringkali perusahaan tidak memberikan pesangon yang sesuai kepada karyawan. Padahal sudah ada cara menghitung pesangon phk 2019 yang sesuai undang-undang. Perhitungan pesangon phk sepihak ini tidak boleh disepelekan. Karena jika ada karyawan yang menuntut sampai di pengadilan maka akan merugikan perusahaan.

Syarat Perhitungan Uang Pesangon

Untuk mengetahui besaran uang pesangon yang didapatkan, maka Anda terlebih dahulu harus mengetahui alasan pemutusan hubungan kerja. karena hal ini akan membedakan perhitungan uang pesangon. Perhitungan pesangon phk sepihak misalnya tentu akan berbeda dengan perhitungan pesangon pensiun. Jika memasuki usia pensiun maka perusahaan wajib memberikan 2x gaji bulanan uang pesangon, 1x gaji uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak.

Cara Menghitung Pesangon Karyawan (PHK) yang Benar

Pemutusan hubungan kerja karena efisiensi memiliki aturan yang sama dengan pesangon pensiun. cara menghitung pesangon phk karena efisiensi adalah karyawan berhak atas 2x gaji uang pesangon, 1x gaji uang penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak. Itulah cara menghitung pesangon phk 2018.

Cara Menghitung Pesangon Karyawan (PHK) yang Benar

Jika perusahaan tutup atau pailit, maka perhitungan pesangon phk karena perusahaan tutup akan berbeda. Karyawan akan mendapatkan 1x gaji uang pesangon dan 1x gaji uang penghargaan masa kerja. semua kriteria ini sudah ada di undang-undang ketenagakerjaan. Cara menghitung pesangon phk 2018 tinggal mengikut kriteria-kriteria tersebut.

Apabila karyawan yang mengundurkan diri dari perusahaan, maka perhitungan pesangonnya juga berbeda. Biasanya perhitungan pesangon mengundurkan diri lebih sederhana, malah bisa dibilang tidak mendapatkan pesangon. Berbeda dengan perhitungan pesangon phk sepihak. Karena dalam hal ini yang menginginkan pemutusan hubungan kerja adalah karyawan bukan perusahaan. Paling hanya dibayarkan gaji sampai 1 bulan.

Perhitungan pesangon tentunya disesuaikan dengan peraturan Menteri tenaga kerja. istilah 1 PMTK dan 2 PMTK sebenarnya mengacu pada besaran uang pesangon yang diterima. Istilah 1 PMTK berarti karyawan menerima 1 kali gaji, dan 2 PMTK berarti karyawan menerima 2 kali gaji. Cara menghitung pesangon 2 PMTK adalah disesuaikan dengan alasan pemutusan hubungan kerja.

Masih banyak syarat dan ketentuan pemberian pesangon, misalnya pemutusan hubungan kerja karena karyawan memiliki kasus pidana, phk karena perubahan status perusahaan, phk karena karyawan meninggal dunia, dan masih banyak lagi. Semua syarat-syarat tersebut akan menentukan perhitungan pesangon phk 2018. Besarnya pesangon akan ditentukan oleh alasan pemutusan hubungan kerja tersebut.

Meskipun sudah ada aturan yang jelas, kadang perusahaan tidak mematuhi aturan pembayaran pesangon ini. Akibatnya cara menghitung pesangon phk 2018 tidak sesuai ketentuan yang berlaku. Perusahaan biasanya juga menghindari phk sepihak, dalam praktiknya karyawan sering dipaksa mengundurkan diri. Agar perhitungan pesangon phk sepihak tidak terlalu besar. Demikianlah penjelasan mengenai syarat pesangon. Semoga bermanfaat.