Cara Menghitung Subnetting IP Address yang Benar

Bagi Anda yang terbiasa dengan jaringan internet, pastinya sudah tidak asing dengan istilah IP address. Kode tersebut menunjukkan alamat jaringan yang dituju oleh PC sehingga bisa terkoneksi dengan lancar. Untuk mengetahui cara cepat menghitung ip address sangatlah mudah karena nilainya selalu tetap dan tidak berubah. Yang sering dilakukan adalah cara menghitung subnet mask untuk mengetahui jumlah host valid yang dapat digunakan.

Menghitung Subnetting dari IP Address

Angka pada IP address menunjukkan jumlah host, block, serta broadcast address. Langkah ini sangat penting untuk menghitung berapa jumlah perangkat yang bisa dikoneksikan. Cara menghitung subnetting dengan cepat adalah dengan menggunakan power of 2 dimana angkanya didapatkan dari SM decimal.

Pentingnya mengetahui cara menghitung ip network untuk memastikan alamat host yang masih tersedia. Seperti yang Anda ketahui bahwa hasil dari cara cepat menghitung ip address berupa network id pertama hingga terakhir. Kemampuan mengkonversi ke subnet mask binner sangat dibutuhkan untuk mempermudah perhitungan. Adapun langkah-langkahnya adalah:

Cara Menghitung Subnetting IP Address yang Benar

  1. Mengetahui ip address

Sebelum melangkah ke cara menghitung subnetting dengan cepat, terlebih dahulu Anda harus mengetahui alamat IP jaringan internet yang digunakan. Angka dari IP tersebut dapat langsung dilihat pada pc atau perangkat lain yang terkoneksi dengan host. Selain menggunakan rumus, bisa juga memakai kalkulator ip address.

Cara Menghitung Subnetting IP Address

  1. Menghitung jumlah host.

Setelah menguasai cara cepat menghitung ip address, lalu lanjut pada perhitungan jumlah host. Misalnya alamat 192.168.100.80/24, maka rumusnya adalah 32-24 = 8, jadi hasilnya 2^8 = 256. Total yang diperoleh tersebut menjadi acuan pada cara menghitung ip broadcast selanjutnya.

  1. Menghitung id pertama dan terakhir

Dari hasil cara menghitung subnetting dengan cepat yang disebutkan diatas, maka bisa diketahui host pertama adalah 192.168.100.0, sementara broadcastnya 192.168.100.255. Jadi IP yang dapat dipakai berjumlah 256 – 2 = 254, yaitu 192.168.100.1 – 192.168.100.254

  1. Menghitung subnetmask
Baca Juga  Cara Menghitung ROI (Return On Investment) yang Benar

Langkah terakhir dalam perhitungan cara menghitung subnetting dengan cepat adalah dengan mengkonversi ke bilangan desimal yaitu 255.255.255.0. Untuk cara menghitung subnetting kelas c. Perhitungannya menjadi 256-256 = 0, jadi subnetmasknya adalah 255.255.255.0. Rumus ini akan berbeda jika Anda melakukan perhitungan untuk blok A dan B, tinggal ganti kelas IP addressnya saja.

Untuk seorang teknisi jaringan komputer, rumus yang disebutkan diatas sudah menjadi makanan sehari-hari dan pastinya hafal diluar kepala. Namun bagi Anda yang masih awam, tidak ada salahnya mempraktikkan cara cepat menghitung ip address. Dari perhitungan tersebut dapat diturunkan untuk cara menghitung blok subnet serta IP valid yang bisa digunakan untuk beberapa perangkat. Jumlah host yang dapat masuk dalam satu jaringan bisa diketahui melalui formula tersebut.